Jambi @Nite
Kejahatan di kota Jambi sudah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Penegak hukum tidak mampu menangani mafia yang berkuasa atau bahkan kepolisian itu sendiri telah menjadi bagian dari mafia.
Di tengah keputusasaan rakyat karena krisis multidimensi, muncul pahlawan yang beraksi di tengah malam dan menghukum para penjahat. Untuk melindungi identitasnya, dia memakai baju batik (halah…).

Saksi mata mengatakan, dia sering terlihat bertengger di tempat-tempat tertinggi. Bukan apa-apa, hanya untuk memenuhi tuntutan cerita fiksi heroik. Dengan matanya yang tajam dia mengamati daerah sekitar terutama di daerah yang rawan kejahatan.
Sesekali terlihat di dekat ATM, bukan karena ATM rawan menjadi sasaran pembobolan tetapi karena dia lagi ambil uang untuk beli batik yang baru, masa tiap malam pake batik yang sama.
Sesekali bersembunyi di atas pohon di daerah yang sepi, bukan pula untuk mengintai penjahat tetapi untuk secara diam-diam merekam aksi-aksi muda-mudi yangg sedang berpacaran.
Sesekali bertengger di dekat stadion, tentu saja lagi nonton bola tanpa beli karcis.
Sesekali nongkrong di WC umum, kali ini motifnya tidak perlu dijelaskan.